Pondok Aren, 28 Oktober 2025 – Suara lantang para pelajar SMK Yadika 5 Pondok Aren menggema di halaman sekolah dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97. Dengan seragam khas batik sekolah dan atribut merah-putih, ribuan siswa mengikuti upacara dengan khidmat, mengingat kembali semangat persatuan yang diikrarkan pemuda Indonesia pada 28 Oktober 1928 silam.
Mengusung Tema “Digital Native, Berjiwa Pemuda”
Tahun ini, SMK Yadika 5 Pondok Aren mengangkat tema “Digital Native, Berjiwa Pemuda”. Tema ini dipilih untuk menyesuaikan semangat Sumpah Pemuda dengan karakter generasi Z yang akrab dengan teknologi, namun tetap memegang teguh nilai-nilai persatuan dan kebangsaan.
“Kita ingin menunjukkan bahwa sebagai generasi digital, kita tidak kehilangan jati diri sebagai pemuda Indonesia. Justru dengan teknologi, kita bisa lebih berkontribusi untuk memajukan bangsa,” ujar Rendra, Ketua OSIS SMK Yadika 5 Pondok Aren.
Rangkaian Kegiatan Inovatif dan Bermakna
Peringatan Hari Sumpah Pemuda diisi dengan berbagai kegiatan yang mencerminkan semangat zaman:
- Tech Exhibition “Inovasi Pemuda untuk Indonesia”
Siswa dari berbagai jurusan memamerkan karya inovasi teknologi terbaru mereka, mulai dari:- Aplikasi mobile untuk UMKM lokal
- Robotik untuk membantu penyandang disabilitas
- Sistem smart classroom berbasis IoT
- Desain animasi bertema persatuan Indonesia
- Digital Creative Competition
Berbagai lomba digelar untuk mengasah kreativitas digital siswa:- Video content creation “Aku Pemuda Indonesia”
- Digital poster design bertema persatuan
- Coding marathon untuk solusi masalah sosial
- Seminar “Pemuda Digital, Pemersatu Bangsa”
Menghadirkan praktisi digital dan tokoh pemuda inspiratif yang membahas peran generasi muda di era digital untuk menjaga persatuan bangsa. - Pentas Seni Kolaborasi “Bhinneka Digital”
Pertunjukan seni yang memadukan tradisi dan teknologi, menampilkan:- Tari modern dengan mapping projection
- Musik digital dengan elemen alat musik tradisional
- Digital art installation bertema keberagaman
Implementasi Nilai Sumpah Pemuda di Era Digital
Dr. Sari Indah, M.Pd., Kepala SMK Yadika 5 Pondok Aren, menekankan pentingnya mengaktualisasikan nilai Sumpah Pemuda di era modern. “Sumpah Pemuda mengajarkan kita tentang persatuan, dan di era digital ini, kita harus bersatu menghadapi tantangan global dengan menguasai teknologi,” ujarnya.
Sekolah ini konsisten menerapkan nilai-nilai Sumpah Pemuda melalui:
- Program pertukaran pelajar digital dengan sekolah dari berbagai daerah
- Kelas kebhinekaan untuk memperkuat toleransi
- Pembelajaran kolaboratif lintas jurusan
- Pengembangan soft skills dan karakter bangsa
Karya Nyata Siswa untuk Negeri
Beberapa karya siswa yang dipamerkan dalam peringatan ini menunjukkan komitmen mereka untuk Indonesia:
- Aplikasi “Bersatu” untuk mempertemukan pengusaha muda dari berbagai daerah
- Platform “Edukasi Nusantara” yang menyediakan konten edukasi dalam berbagai bahasa daerah
- Sistem “Digital Pahlawan” untuk mengenang jasa pahlawan melalui teknologi augmented reality
Semangat yang Terus Membara
Acara ditutup dengan pembacaan ikrar Sumpah Pemuda versi generasi digital oleh perwakilan siswa dari berbagai jurusan. Mereka berkomitmen untuk:
- Memanfaatkan teknologi untuk persatuan bangsa
- Menjaga keutuhan NKRI di ruang digital
- Menjadi pelopor inovasi untuk kemajuan Indonesia
“Semangat Sumpah Pemuda harus kita buktikan dengan karya nyata. Sebagai pelajar SMK, kita bisa berkontribusi melalui keterampilan dan inovasi yang kita kuasai,” pungkas Rendra dengan penuh semangat.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di SMK Yadika 5 Pondok Aren tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi menjadi momentum untuk membuktikan bahwa generasi muda Indonesia siap menghadapi tantangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai persatuan dan kebangsaan.
Penulis : Mirza Khairul Fattan