KOKURIKULER : Market Day Kuliner Sehat

TANGERANG SELATAN – SMK Yadika 5 kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi siswa tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga life skill dan kewirausahaan. Pada Jumat, 14 November 2025, sekolah ini menggelar kegiatan kokurikuler bertajuk “Market Day Kuliner Sehat” yang meriah dan sukses, melibatkan seluruh kelas dari berbagai jurusan.

Lapangan sekolah berubah menjadi sebuah pasar kuliner yang penuh warna dan riuh rendah. Setiap kelas berperan sebagai sebuah “stand” atau usaha mandiri yang menjual beragam makanan dan minuman sehat. Acara ini bukan sekadar bazaar biasa, tetapi merupakan proyek pembelajaran kolaboratif yang mengintegrasikan mata pelajaran seperti Kewirausahaan, Prakarya, Biologi, dan Bahasa Indonesia.

Berbagai kuliner sehat kreatif memenuhi stan-stan yang telah dihias menarik. Mulai dari salad buah dengan dressing yoghurt,jus mangga , sandwich, jagung rebus,potongan buah, hingga nasi dengan isian ayam dan sayur-sayuran. Setiap produk dilengkapi dengan label yang mencantumkan nama menu, harga, dan kandungan nutrisi utama, menunjukkan keseriusan siswa dalam tema “kuliner sehat”.

Antusiasme tidak hanya datang dari siswa penjual, tetapi juga dari seluruh warga sekolah. Guru-guru, staf, dan terutama siswa dari kelas lain tampak antusias berkeliling, membeli, dan menikmati hidangan sehat yang ditawarkan. Suasana kompetisi sehat pun terasa, karena setiap stan berusaha menarik pembeli dengan strategi promosi, pelayanan terbaik, dan tentunya cita rasa.

Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari para orang tua dan pengunjung. “Senang melihat anak-anak begitu kreatif dan bersemangat. Mereka belajar bertanggung jawab dan ternyata bisa menciptakan makanan enak yang juga menyehatkan,” komentar salah satu orang tua yang hadir.

Melalui Market Day Kuliner Sehat ini, SMK Yadika 5 membuktikan bahwa pendidikan karakter dan keterampilan hidup dapat dikemas secara menyenangkan dan aplikatif. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya menambah kas masing-masing kelas, tetapi juga menanamkan jiwa entrepreneur, kesadaran akan gaya hidup sehat, dan kebanggaan akan hasil karya sendiri pada setiap siswa.

“Ini adalah pengalaman nyata yang tak terlupakan. Kami belajar bahwa berjualan itu butuh perencanaan, kerja keras, dan senyuman. Juga, bahwa makanan sehat itu bisa sangat lezat!” pungkas Salsa, salah satu siswa peserta dengan wajah sumringah.

Penulis : Muhamad Adryan Mulya Purnama