
Jembatan penghubung antara dunia pendidikan dan dunia kerja kembali diperkokoh melalui langkah nyata yang diambil oleh pihak sekolah dalam kunjungan eksklusif ke pusat inovasi raksasa telekomunikasi nasional. Langkah strategis ini dirancang untuk menjawab tantangan zaman, di mana teori di dalam kelas harus berjalan beriringan dengan praktik nyata di lapangan agar siswa tidak tertinggal oleh cepatnya laju inovasi digital.
Bertempat di Telkom Integrated Design Center pada Kamis, 6 Agustus 2026, rombongan sekolah yang terdiri atas siswa pilihan dan para pendidik disambut langsung oleh para praktisi senior industri telekomunikasi. Suasana antusias langsung terasa sejak para peserta memasuki area laboratorium modern yang selama ini menjadi dapur pacu di balik keandalan infrastruktur jaringan Telkomsel.
Kehadiran para guru pendamping, yakni Pak Hambali, Pak Paw, Bu Ami, dan Bu Dzul, menegaskan keseriusan institusi pendidikan dalam melakukan sinkronisasi kurikulum berbasis industri. Para pendidik ini mengawal secara ketat setiap sesi untuk memastikan bahwa standar kompetensi yang diajarkan di sekolah benar-benar selaras dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Puncak acara yang paling dinanti oleh para peserta adalah sesi simulasi langsung penanganan infrastruktur jaringan masa depan yang dipandu oleh para ahli Telkomsel. Mulai dari teknik penyambungan kabel serat optik atau fiber optic splicing dengan tingkat presisi tinggi hingga pengujian performa jaringan menggunakan perangkat standar industri, para peserta diajak merasakan langsung atmosfer bekerja di sektor telekomunikasi profesional.
Pengalaman berharga dan data observasi mendalam yang diperoleh dari laboratorium canggih ini nantinya akan langsung diintegrasikan ke dalam materi pembelajaran harian di sekolah. Sinergi berkelanjutan yang terbangun bersama Telkomsel ini diharapkan mampu mencetak lulusan-lulusan unggul yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di kancah teknologi informasi global.

By : Disha Aurelia