PONDOK AREN — Suasana khidmat dan penuh antusiasme tampak menyelimuti lingkungan SMK Yadika 5 Pondok Aren pada Selasa, 10 Maret 2026. Memasuki bulan suci yang penuh berkah, sekolah kejuruan yang dikenal aktif dalam pembinaan karakter ini resmi membuka rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 Hijriah.

Mengusung tema utama “Membangun Karakter Siswa: Disiplin Beribadah & Sukses Berkarya”, kegiatan spiritual ini dirancang secara khusus untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya kompeten dan unggul secara akademis serta kejuruan, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan keluhuran akhlak.

Acara pembukaan yang dipusatkan di area panggung utama sekolah dihadiri oleh seluruh peserta didik dari berbagai tingkat kelas, jajaran dewan guru, staf tata usaha, serta dipimpin langsung oleh Kepala SMK Yadika 5, Abdul Khoir, S.Kom., M.M. Kehadiran seluruh warga sekolah ini mencerminkan komitmen bersama dalam memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai momentum transformasi diri.

Membentuk Fondasi Spiritual di Tengah Era Modern

Dalam sambutannya, Kepala SMK Yadika 5 Pondok Aren, Abdul Khoir, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan Pesantren Ramadhan bukan hanya agenda seremonial tahunan, melainkan sarana esensial untuk menggembleng mental dan spiritual para siswa. Di tengah arus modernisasi dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, penguatan karakter religius menjadi benteng utama bagi para siswa agar tetap berada di jalur yang positif.

“Melalui Pesantren Ramadhan 1447 H ini, kami ingin memastikan bahwa peserta didik SMK Yadika 5 tidak hanya siap secara skill dunia kerja, tetapi juga memiliki ketahanan moral, kedisiplinan ibadah yang kuat, serta kepekaan sosial yang tinggi,” ujar Abdul Khoir di hadapan ratusan siswa.

Tausiyah Inspiratif dari Ustadz Encep Sehabudin, M.Pd.

Puncak acara pembukaan terasa semakin bermakna dan hidup dengan hadirnya penceramah tamu, Ustadz Encep Sehabudin, M.Pd. Dalam sesi tausiyahnya yang interaktif dan menggugah kesadaran, beliau menekankan pentingnya memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai madrasah atau tempat pelatihan jiwa (training of soul).

Ustadz Encep memaparkan bahwa kedisiplinan dalam menjalankan ibadah puasa dan shalat wajib maupun sunnah merupakan cerminan dari kedisiplinan seseorang dalam mengelola waktu dan tanggung jawab. Nilai-nilai ketekunan ibadah tersebut harus diintegrasikan dengan semangat belajar dan berkarya.

“Ramadhan bukan alasan untuk bermalas-malasan. Justru, energi puasa harus menjadi bahan bakar utama bagi pelajar untuk melahirkan prestasi, inovasi, dan karya nyata yang bermanfaat bagi sesama,” pesan Ustadz Encep di hadapan para siswa yang menyimak dengan penuh perhatian.

Rangkaian Agenda Positif Selama Bulan Suci

Pesantren Ramadhan 1447 H di SMK Yadika 5 Pondok Aren ini dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan variasi program yang padat manfaat. Beberapa agenda utama yang telah disiapkan oleh pihak sekolah dan pengurus kerohanian Islam (ROHIS) meliputi:

Harapan Besar untuk Generasi Yadika 5

Melalui rangkaian program yang komprehensif ini, pihak sekolah optimis para siswa dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh tidak hanya selama bulan Ramadhan, tetapi juga menerapkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari selepas bulan suci berakhir.

Pesantren Ramadhan 1447 H diharapkan mampu menjadi titik balik bagi setiap siswa untuk terus memperbaiki diri, memperkuat keimanan, menjaga kedisiplinan, serta menyiapkan diri menjadi generasi yang sukses di dunia dan akhirat. Mari sambut bulan suci ini dengan semangat perbaikan diri, tebarkan kebaikan, dan teruslah berkarya untuk sesama!

Penulis : Azzam